Kabupaten Flores Timur

kota Larantuka,_1Kabupaten Flores Timur adalah daerah yang terletak di bagian ujung timur dari Pulau Flores dengan ibukota terletak di Larantuka. Di kabupaten ini sudah dilengkapi dengan fasilitas transportasi dan akomodasi yang cukup memadai. Untuk mencaqpai Kabupaten Flores Timur, dari Kupang ibukota Provinsi NTT, tersedia sarana transportasi udara dengan menggunakan pesawat Trans Nusa yang beroperasi setiap harinya waktu yang ditempuh selama kurang lebih 40 Menit. Melalui jalur laut dengan menggunakan kapal Ferry waktu yang ditempuh kurang lebih 12 Jam.

bandara-gewayantana_1Bandara Gewayantana yang terletak Jl. Soekarno-Hatta No. 77 Larantuka, merupakan akses masuk utama ke Flores Timur melalui transportasi udara. Selain itu, dari lautan juga tersedia Pelabuhan ASDP Indonesia Ferry PT Persero Larantuka, beralamat di Jl Pelabuhan Penyeberangan, Lohayong, Larantuka. Tersedia juga terminal Weri di Kecamatan Larantuka sebagai penghubung jalur darat antar kota maupun kabupaten di Pulau Flores. Jika anda membutuhkan bantuan keamanan, Polres Flores Timur yang terletak di Jln. Herman Fernandez No.76 Larantuka, siap membantu anda.

Ritus Koke Bale_1Masyarakat dan Budaya
Orang yang berasal dari Flores Timur sering disebut orang Lamaholot, karena bahasa yang digunakan bahasa suku Lamaholot. Konsep rumah adat orang Flotim selalu dianggap sebagai pusat kegiatan ritual suku. Rumah adat dijadikan tempat untuk menghormati Lera Wulan Tana Ekan (wujud tertinggi yang mengciptakan dan yang empunya bumi).

Pelapisan sosial masyarakat tergantung pada awal mula kedatangan penduduk pertama, karena itu dikenal adanya tuan tanah yang memutuskan segala sesuatu, membagi tanah kepada suku Mehen yang tiba kemudian, disusul suku Ketawo yang memperoleh hak tinggal dan mengolah tanah dari suku Mehen. Suku Mehen mempertahankan eksistensinya yang dinilainya sebagai tuan tanah, jadilah mereka pendekar-pendekar perang, yang dibantu suku Ketawo.
Mata pencaharian orang Flotim/Lamaholot yang utama terlihat dalam ungkapan sebagai berikut:

  • Ola tugu,here happen, lLua watana,
  • Gere Kiwan, Pau kewa heka ana,
  • Geleka lewo gewayan, toran murin laran.

Artinya: Bekerja di ladang, Mengiris tuak, berkerang (mencari siput dilaut), berkarya di gunung, melayani/memberi hidup keluarga (istri dan anak-anak) mengabdi kepada pertiwi/tanah air, menerima tamu asing.

Cetak