Kampung Adat Boawae

Kampung Adat BoawaeKampung Boawae terletak di Kelurahan Natanage, Kec. Boawae dan merupakan tempat tinggal Raja pada era Swapraja Nagekeo. Kampung Boawae merupakan situs budaya yang di dalamnya terdapat benda cagar budaya seperti : rumah adat, Sa’o Meze, Peo, dan makam Raja Boawae. Di pintu masuk kampung Boawae dapat dijumpai Heda (museum lokal) sebagai tempat menyimpan benda-benda purbakala dan Ja Heda sebagai simbol kekuatan yang menyerupai seekor Kuda. Di tengah kampung dapat ditemui Peo yang merupakan lambang persatuan masyarakat.

Selengkapnya: Kampung Adat Boawae

Kampung Adat Tutubhada

Kampung Adat Tutubhada_1

Kampung Tutubhada terletak di Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, yang merupakan Situs Kampung Tua di Kabupaten Nagekeo. Di kampung tersebut masih ada peninggalan-peninggalan benda cagar budaya serta atraksi budaya seperti : Tinju Adat (Etu), Potong Kerbau (Para Bhada), Sunat (Tau Nuwa), dll. Semua rumah yang ada di perkampungan adat Tutubhada sangat unik karena bentuknya sama dengan bentuk rumah adatnya (Ji Vao).

Selengkapnya: Kampung Adat Tutubhada

Pantai Maropokot

Pantai Maropokot_2

Pantai Maropokot terbentang di sebelah Utara Kabupaten Nagekeo ini juga merupakan Pelabuhan laut PELNI, Pelabuhan kapal Fery dan tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan. Penduduk Maropokot didominasi pendatang dari Sulawesi yang umunya bermata pencaharian sebagai nelayan. Pantai Maropokot ramai dikunjungi wisatawan lokal pada saat libur untuk aktivitas mandi, renang, snorkeling, diving, canoe. Pantai Maropokot dekat dengan Muara Gheru Moreng serta pulau pasir putih Ri’i Ta’a. Di pantai Maropokot juga anda dapat menikmati pemandangan alam di saat matahari terbit sampai matahari terbenam.

Selengkapnya: Pantai Maropokot

Pulau Ri’i Ta’a

Pulau Pasir Putih Ri'i Ta'aTerletak ± 5 Km dari pantai Tonggurambang yang dapat dijangkau dengan menggunakan motorboat. Memiliki keindahan alam laut yang memikat karena letaknya di tengah laut dengan hamparan pasir putih seluas ± 20 Ha. Karena letaknya di tengah laut, peserta tour dapat melakukan aktivitas seperti renang, mancing, dan menikmati pemandangan alam bawah laut.

Situs Peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Nagekeo

Hamparan Sawah Kota Mbay_2

Situs Peninggalan PD II Jepang Okisato
Terletak di Kelurahan Lape, Kec. Aesesa dengan pengelola adalah bapak Nobertus Remi Ru. Situs ini terletak di kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa. Situs ini merupakan gua peninggalan PD II Jepang yang belum selesai di kerjakan. Situs ini pada mulut gua di bangun dengan semen. Ada 6 lubnang yang berada pada situs ini yang letaknya berdekatan.

Selengkapnya: Situs Peninggalan Perang Dunia II di...

Situs Prasejarah Stegedon Olabula

perjalanan-ke-situs-arkeologi-olabula_1Terletak di Kecamatan Boawae, anda harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Kota Mbay ibukota Kabupaten Nagekeo untuk mencapai tempat ini. Dari pusat ibukota kecamatan Boawae sendiri, kita harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 5 km, untuk mencapai lokasi situs.
Situs ini merupakan sebuah lokasi pegunungan yang membentuk hamparan gunung-gunung seperti patahan tanah, yang menyerupai Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat. Disela-sela daratan tandus itu, terdapat sungai yang mengalir tenang dengan aliran air yang tak pernah mengering pada musim kemarau sekalipun.

Selengkapnya: Situs Prasejarah Stegedon Olabula