Agenda Sail

Kabupaten Sumba Timur

Kampung Rambangaru

KABUPATEN SUMBA TIMUR Terletak di Pulau Sumba dengan ibukota terletak di Waingapu. Kabupaten ini pada saat ini dipimpin oleh Bupati Gidion Mbilijora dan Wakil Bupati Matius Kitu. Pada umumnya masyarakat Sumba Timur terbagi dalam 3 (tiga) tingkat strata sosial yakni Maramba (raja), Kabihu (pejabat adat) dan Ata ( hamba ). Mayoritas penduduk beragama Kristen Protestan dan Katolik namun masyarakat Sumba masih tetap memegang teguh adat istiadat yang berlandaskan kepercayaan asli Sumba yaitu “Marapu” dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Disamping orang Sumba Timur asli juga terdapat orang Sabu, keturunan Tionghoa, Arab, Bugis, Jawa dan penduduk yang berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur lainnya. Bahasa daerah yang digunakan adalah Bahasa Sumba Kambera.

Walaupun sektor pertanian menempati tempat pertama dalam pendapatanregional, luas sawah yang bisa digarap baru 11 persen dari luas tanah kabupaten seluruhnya. Penggarapan sawah ini dilakukan dengan cara tradisional yang disebut renca, yaitu pengerahan tenaga manusia dan kerbau dalam jumlah besar diatas tanah sawah yang akan ditanami. Kaki-kaki kerbau yang berjumlah puluhan ini digunakan sebagai pengganti bajak dan pekerjaan renca ini diawali dan diakhiri dengan upacara keagamaan (ritus). Kehidupan sehari-hari penduduknya pada dasarnya merupakan cerminan kehidupan agama tradisional mereka. Hal ini bisa dilihat saat mereka melaksanakan berbagai upacara adat berkenaan dengan daur hidup seperti upacara kelahiran (habola), perkawinan (lalei atau mangoma) dan kematian (pa taningu).

Pantai Kalala, Tarimbang, Purukambera dan Walakiri sudah mendunia dan dikenal sebagai tempat berselancar yang indah. Sisa-sisa kebudayaan megalitik berupa kubur batu dan rumah-rumah adat asli yang sering menjadi tempat pelaksanaan upacara adat penguburan jenazah bangsawan menarik minat para wisatawan. Wisata alam dapat dilakukan di Taman Nasional Laiwangi Wanggameti. Tempat wisata populer lainnya adalah Londa Lima, Watuparunu dan Purukambera.

Akses transportasi menuju Sumba Timur dapat dijangkau melalui perjalanan udara dan laut dari Kupang. Terdapat Bandara Umbu Mehang Kunda dengan tersedianya rute penerbangan dari dan ke Waingapu dari Kupang dan Denpasar setiap harinya. Maskapai yang melayani rute penerbangan ini diantaranya Merpati, Lion Air, Batavia Air dan Trans Nusa. Dari jalur Laut juga terdapat terdapat rute Kapal Pelni yang melayani pelayaran dari Kupang ke waingapu sebanyak 2 kali seminggu.

Cetak